Text
GENEVA: Jurnal Teologi dan Misi Volume 1, Nomor 1
Saat pusat-pusat Reformasi di Eropa melemah, maka Jenewa justru tampil menjadi wadah bagi gerakan Reformasi. Di kota inilah, selain menghasilkan beberapa karya besar, John Calvin tampil memimpin gerakan pembaharuan dan mendapat julukan sebagai Reformator dari Jenewa. Gagasan-gagasan pembaharuan Calvin akhirnya diadopsi oleh dewan kota. Hasilnya, Geneva menjadi kiblat bagi gerakan Reformasi bagi seluruh Eropa. Jenewa adalah titik- berangkat Reformasi John Calvin, tik pusat dan sekaligus k teladan pembaharuan bagi gereja-gereja Calvinis
Dari semangat "Jenewa" inilah kami menamai Jurnal Teologi dan Misi ini: GENEVA. Geneva bagi kami adalah titik berangkat, titik pusat dan titik teladan Reformasi yang harus kami gumuli terus- menerus di sepanjang hidup kami.
Jurnal ini diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah dengan tujuan menyuguhkan pokok-pokok persoalan (baru) di bidang teologi dan misi, yang bersifat akademis dan teologis, untuk mengembangkan pengetahuan kristiani yang dapat dipertanggung- jawabkan. Meskipun demikian, pandangan para penulis tidak selalu merupakan pandangan Jurnal Geneva.
Dengan pertolongan Tuhan, Jumal ini diterbitkan sekali setahun (April). Redaksi menerima artikel original atau resensi buku dari karya tulis terbaik para pendeta, dosen, alumni dan peminat serius lainnya. Redaksi berhak menyingkat, memperbaiki, dan mempertimbangkan pemuatannya. Artikel harus sudah kami terima selambat-lambatnya tiga bulan sebelum penerbitan (awal Januari).
| TD00322 | THD Stt G.1 | Lantai_1 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain