Text
Jalan Yang Lebih Utama Lagi : Etika Perjanjian Baru
Orang-orang Kristen, dalam kehidupannya, selalu dihadapkan dengan tuntutan untuk memberi penilaian dan pertanggunganjawab tentang baik buruknya suatu peristiwa atau masalah yang sedang dihadapinya. Tentunya keputusan yang akan diambil adalah keputusan yang sesuai dengan kehendak dan jalan yang telah ditunjuk oleh Tuhan, yaitu Jalan Yang Lebih Utama, sebagaimana terdapat dalam satu-satunya sumber norma yang berlaku bagi orang Kristen yaitu Firman Allah.
Buku ini memuat uraian dan tafsiran dari bagian-bagian tertentu dari Alkitab khususnya Perjanjian Baru sekaligus sebagai upaya menyajikan Etika Perjanjian Baru secara menyeluruh. Upaya ini dimaksudkan agar melalui penelitian ini akan nyata beberapa prinsip etis yang relevan bagi kita yang hidup pada masa kini dan disini.
Henk ten Napel, tahun 1982-1988 melayani di STT Kupang sebagai dosen bidang Studi Perjanjian Baru; dan sejak tahun 1988 hingga kini melayani di STT Jakarta dan sebagai Pelaksana Proyek Panitia Penerjemah Buku-buku Teologi STT Jakarta dalam kerja sama STT dengan Komisi Zending NHK dan BPK-GM.
| TD00291 | THD Nap J.1 | Lantai_1 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain