PERPUSTAKAAN PELITA

GRII Ngagel Jaya

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Admin
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Iman Menyuarakan Pemahaman: Pertunjukan Drama Doktrin

Text

Iman Menyuarakan Pemahaman: Pertunjukan Drama Doktrin

Kevin J. Vanhoozer - Nama Orang;

Dalam buku ini, kevin Vanhoorer memperkenalkan pembaca kepada cara berpikir tentang theologi Kristen yang membawa usaha yang dimulainya dari buku Drama Doktrin ke tingkat berikutnya. Vanhoozer berpendapat bahwa theologi bukan hanya seperangkat keyakinan kognitif tapi juga melibatkan ucapan dan tindakan. Dia menggunakan model teater untuk menjelaskan cara doktrin membentuk pemahaman Kriten dan membentuk para murid, Gereja, menurut Vanhoozer, adalah teater yang unggul, di mana Injil "dilakukan," dengan doktrin mengarahkan pertunjukan ini. Doktrin bukan sekadar kebenaran untuk disimpan, disusun, dan ditumpuk, tetapi petunjuk dan arahan untuk diikuti, dipraktikkan, dan diberlakukan. Dalam "melakukan" doktrin, orang Kristen dibentuk menjadi murid Yesus Kristus yang aktif. Dia melanjutkan untuk memeriksa keadaan gereja di dunia saat ini dan mengeksplorasi bagaimana para murid dapat melakukan atau melaksanakan doktrin. Ditulis dalam gaya yang mudah diakses dan menarik, buku ini menetapkan visi yang meyakinkan tentang apa itu gereja dan apa yang seharusnya dilakukan, dan menunjukkan pentingnya doktrin Kristen untuk misi ini.

Murid-murid yang ingin mengikut Kristus dalam segala situasi membutuhkan arahan doktrinal saat mereka beranjak ke panggung sosial di teater besar dunia. Iman Kristen berkenaan dengan mengakui, dan berpartisipasi dalam menjadikan segala sesuatu baru di dalam Kristus melalui Roh Kudus. Doktrin melayani pemahaman: tentang Allah, tentang drama penebusan, tentang gereja sebagai kumpulan pemeran yang setia, dan tentang aktor secara individu, yang semuanya memiliki peran penting untuk diperankan. Di zaman yang serba berantakan dan penuh kegagalan, doktrin memusatkan kita di dalam Yesus Kristus, di mana segala sesuatu bersatu.

Kevin J. Vanhoozer (Ph.D., Universitas Cambridge) adalah Profesor Riset Theologi Sistematika di Trinity Evangelical Divinity School. Dia adalah penulis atau editor dari banyak buku, termasuk Remythologizing Theology: Divine Action, Passion, and Authorship dan The Drama of Doctrine: A Canonical-Linguistic Approach to Christian Theology, buku theologi terbaik tahun 2006 menurut Christianity Today dan telah diterbitkan oleh Momentum Christian Literature dengan judul Drama Doktrin: Suatu Pendekatan Kanonik-Linguistik pada Theologi Kristen.


Ketersediaan
TD00177THD Van I.1Lantai_3Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
THD Van I.1
Penerbit
Surabaya : Momentum., 2022
Deskripsi Fisik
tebal: 349 halaman, dimensi: 15.50x23.50
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786023931538
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Theological Studies
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data

PERPUSTAKAAN PELITA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Admin

Tentang Kami

Perpustakaan Pelita menyediakan buku-buku berkualitas untuk membantu pertumbuhan iman dan pengenalan akan kasih Kristus. Mari kita perlengkapi iman, pengetahuan & kasih dengan membaca buku dan bertanggung jawab dengan menaati tata tertib yang ada.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — GRII Ngagel Jaya

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Christian Life
  • Theological Studies
  • Bacaan Anak-Anak
  • Biografi
  • Apologetics
  • Commentaries
  • Mandat Budaya
  • Historical Studies
  • Penginjilan
  • Church & Pastoral
  • PA & Saat Teduh
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik