PERPUSTAKAAN PELITA

GRII Ngagel Jaya

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Admin
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Injil Yohanes

Text

Injil Yohanes

Stanley M. Horton - Nama Orang;

Dari semua rasul, Yohanes yang termuda dan hidup paling lama. Semua pemimpin jemaat yang mula-mula sependapat bahwa Yohanes menulis kitab Injilnya di Efesus menjelang akhir abad 1, ketika suatu generasi baru muncul dengan persoalan-persoalan dan pertanyaan-pertanyaan yang baru. Sekitar waktu yang sama ia menulis surat Pertama Yohanes yang menguraikan tema-tema utama yang sama dan harus dibaca dan dipelajari bersama-sama dengan kitab Injilnya.
Yohanes, sebagai seorang saksi yang melihat dengan mata kepala sendiri dan yang sangat akrab dengan Yesus, menambahkan banyak seluk beluk dari pengalamannya sendiri yang tidak ditemukan dalam Injil-injil lain. Injilnya menekankan pribadi dan pekerjaan Yesus dan hanya sedikit menyebutkan tentang mujizatmujizat dan bukti-bukti lahiriah dibandingkan dengan Injil-injil yang lain. Mujizat-mujizat yang dipilihnya (hanya ada 8 saja) disajikan dengan terperinci, tetapi diperlakukan sebagai tanda-tanda yang menunjukkan dan menggambarkan sifat dan tabiat Yesus. Yesus sendirilah yang selalu merupakan pusat perhatian dan bukan mujizatNya.
Hal lain yang menarik dari Injil ini adalah caranya menunjukkan bagaimana Yesus menghadapi keadaan-keadaan darurat dalam kehidupan manusia berhubungan dengan ruang, waktu, hukum alam, kemalangan, dan kematian. Yesus menang di dalam setiap peristiwa, meskipun orang lain tidak berdaya. Di dalam semua ini nampak bermacam-macam pertikaian dan perdebatan, yang kesemuanya merupakan segi segi pertentangan hebat antara kepercayaan dan ketidakpercayaan.
Tujuan Yohanes menulis Injil itu tercatat di dalam Yohanes 20:30, 31. Dari antara banyak hal yang dikatakan dan diperbuat oleh Yesus, Yohanes dengan ilham Roh memilih kata-kata dan peristiwa-peristiwa yang mendatangkan kepercayaan dan kehidupan. Perhatikanlah kata-kata tanda, percaya dan hidup sementara saudara mempelajari Injil Yohanes. Semoga Injil ini dapat mendorong saudara untuk hidup lebih dekat Yesus.


Ketersediaan
TD00372THD Hor I.1Lantai_1Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
THD Hor I.1
Penerbit
Malang : Gandum Mas., 1980
Deskripsi Fisik
tebal: 118 halaman, dimensi: 21cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Lain-Lain
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Surat Efesusid
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data

PERPUSTAKAAN PELITA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Admin

Tentang Kami

Perpustakaan Pelita menyediakan buku-buku berkualitas untuk membantu pertumbuhan iman dan pengenalan akan kasih Kristus. Mari kita perlengkapi iman, pengetahuan & kasih dengan membaca buku dan bertanggung jawab dengan menaati tata tertib yang ada.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — GRII Ngagel Jaya

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Christian Life
  • Theological Studies
  • Bacaan Anak-Anak
  • Biografi
  • Apologetics
  • Commentaries
  • Mandat Budaya
  • Historical Studies
  • Penginjilan
  • Church & Pastoral
  • PA & Saat Teduh
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik